Manusia tak dapat menuai cinta, sampai dia meraskan perpisahan yang menyedihkan. Dan yang mampu membuka pikirannya, merasakn kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.
Karena manusia, hanya dapat menerima apa yang dituntutnya. Melihat apa yang dimintanya, tanpa menyadari apa yang telah didapatnya.
Kita hanya terkekang nafsu tanpa menyadari perasaan. Perasaan yang begitu halus membelai kita, tertepis oleh tuntutan yang tak ada habisnya.
Perasaan yang rentan memperhatikan kita dan dipalingkan seketika oleh amarah. Kenapa manusia tak dapat tersenyum akan cinta. Tetapi menganggap tinggi cinta sampai hilang semua rasa lain. Semua harmoni yang ada di hati.
Karena manusia tak dapat menyadari betapa berharga sesuatu. Sampai dia akan kehilangan sesuatu tersebut. Sampai dia tak meraskan apa pun saat sesuatu itu hilang.
Takkan disadarinya. Sampai hati, pikiran dan tangannya terbuka untuk segala sesuatu yang dihadapnya.
Minggu, 19 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar